Ajeng Menari - 2008
Ajeng tanggal 29 Juni 2008 lalu ikut menari dalam acara pentas seni di sekolahnya SD Taruna Imani. Ia sangat antusias sekali, dan sebelum pentas ia mengingatkan saya untuk merekam lewat kamera. Ternyata gerakannya juga sangat baik, walau masih agak kaku, namun gerakannya tidak salah dan ia bisa tampil bareng dengan teman-temannya.
Ajeng tanggal 29 Juni 2008 lalu ikut menari dalam acara pentas seni di sekolahnya SD Taruna Imani. Ia sangat antusias sekali, dan sebelum pentas ia mengingatkan saya untuk merekam lewat kamera. Ternyata gerakannya juga sangat baik, walau masih agak kaku, namun gerakannya tidak salah dan ia bisa tampil bareng dengan teman-temannya.
Pada gambar foto, ia pada posisi paling kiri dengan tarian dari sumatera barat.



Saat latihan , kami pernah melihat mereka berlatih disekolah. Ternyata disana juga dilatih perorangan , jadi tiap anak menari sendiri-sendiri (di tes oleh guru tarinya), kemudian setelah bisa, baru dipadukan dengan teman-temannya. Ternyata ia juga bisa seperti teman yang lainnya yang normal.
Besoknya, tgl. 30 Juni 2008, ia terima raport. Nilainya lumayan baik, rangking 3 dari 9 murid, termasuk yang normal dikelasnya.
Ajeng Menari - Tahun 2007
Pada foto, ia mengenakan pakaian warna hijau , sebelah kanan.



Tahun 2007, ia juga sudah tidak berlari kesana kesini seperti anak hiperaktif). Pada saat itu ia dipentas bareng anak TK B yang perpisahan, dan ia pindah dari observasi ke SD kelas II. Observasi dijalaninya selama 6 bulan, ia ikut menari..Tari Rebana. Pada saat itu , saya sangat kagum , ternyata ia sudah bisa menari bareng teman-temannya yang normal. Bila saya bayangkan, setahun sebelumnya (2006) saat ia baru 6 bulan di SD Taruna Imani, ia juga naik pentas namun hanya berdiri saja di panggung (tapi sudah tidak berlarian lagi/ hiperaktifnya jauh berkurang dan sudah mulai berkonsentrasi.
3 komentar:
Wah, luar biasa. Ajeng bisa menari dengan baik. Berarti gangguan koordinasi anggota tubuh yg biasa diderita anak autis telah dapat diatasi. Semoga semakin menjadi anak yang luar biasa. Tentu berkat cinta kasih kedua orang tuanya.
Salam.
terimakasih pak dewo yang telah mampir ke blog kami. Semoga menjadi spirit kami .. dan orangtua anak yang lain..bahwa anak merekapun pasti bisa bangkit dari autis
infonya menarik thx, keep it up... add-adhd-symptoms.blogspot.com
Posting Komentar